INFORUHAY LEBAK – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, memberikan sinyal kuat bahwa tahun 2026 akan menjadi fase penting pembangunan daerah.
Arah kebijakan tersebut disampaikan saat penutupan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-197 Kabupaten Lebak Tahun 2025 di Alun-alun Rangkasbitung, Minggu (14/12/2025) malam.
Penutupan kegiatan dilakukan bersama Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah dan disaksikan ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi capaian daerah serta pijakan perencanaan pembangunan ke depan.
Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menegaskan bahwa fokus pembangunan Kabupaten Lebak tahun 2026 akan diarahkan pada pemerataan infrastruktur jalan, penguatan ketahanan pangan, serta percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Menurutnya, pembangunan yang merata menjadi kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Ke depan, pembangunan tidak hanya terpusat, tetapi harus dirasakan hingga pelosok desa. Infrastruktur, pangan, dan pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas utama,” ujar Bupati Hasbi.
Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197 tahun ini mengusung tema Kolaborasi Mewujudkan Lebak Ruhay, yang dimaknai sebagai penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Lebak yang Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin.
Bupati Hasbi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan panitia yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan hari jadi dengan tertib dan meriah. Ia menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kolaborasi adalah kunci. Tanpa kebersamaan, visi Lebak Ruhay sulit terwujud,” tegasnya.
Selain penutupan resmi, acara tersebut turut diisi dengan doa bersama serta penggalangan donasi bertajuk Lebak untuk Sumatera sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Rangkaian penutupan Hari Jadi ke-197 Kabupaten Lebak berlangsung meriah dengan suguhan seni budaya, musik tradisional, dan hiburan rakyat. Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Kabupaten Lebak. (Yaris)













