Bupati Lebak Tegas Coret Anggaran Seremonial di APBD 2026: Fokus ke Pangan, Kemiskinan, dan Infrastruktu

DPRD Lebak32 Views
banner 468x60

Caption : Rapat Paripurna IV DPRD Lebak 

INFORUHAY, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 tidak akan digunakan untuk kegiatan seremonial maupun program formalitas yang tidak memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, dalam Rapat Paripurna IV DPRD Lebak terkait pengambilan keputusan Raperda APBD 2026 di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (27/11/2025).

banner 336x280

Bupati menegaskan bahwa APBD tahun depan akan difokuskan pada tiga sektor prioritas: ketahanan pangan, penanganan kemiskinan ekstrem, dan pembangunan infrastruktur berkualitas.

“APBD ini harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami ingin memastikan setiap rupiah benar-benar menyentuh kebutuhan publik. Tidak ada anggaran untuk kegiatan seremonial yang tidak memberi dampak,” tegas Hasbi.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari, bersama Wakil Ketua I H. Yanto, dan Wakil Ketua II Acep Dimyati, serta dihadiri unsur Forkopimda, Sekda, pimpinan OPD, dan perangkat daerah se-Kabupaten Lebak

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lebak, Muammar Adi Prasetya, menyampaikan bahwa penyusunan APBD 2026 telah melalui pembahasan intensif bersama TAPD, komisi-komisi DPRD, dan perangkat daerah.

Menurutnya, APBD tidak hanya soal penyusunan angka, tetapi memastikan anggaran dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Tujuannya bukan hanya menyusun angka, tetapi memaksimalkan anggaran agar pelaksanaan program dapat berjalan efisien dan efektif,” ujarnya.

Bupati Hasbi juga memberikan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD atas sinergi dan masukan strategis selama proses pembahasan. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tahun 2026 akan lebih terukur dan berbasis kebutuhan langsung masyarakat.

Harmonisasi kebijakan antara daerah, provinsi, dan pusat pun disebut menjadi pedoman utama pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas.

“Prioritas pembangunan kami jelas: memperkuat ketahanan pangan, menurunkan angka kemiskinan ekstrem, dan meningkatkan infrastruktur yang berkualitas. Itu yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” pungkasnya.(cupek)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *