Sabtu, 17 Oktober 2026Aktual, Faktual, Terpercaya.
BREAKING NEWS
Berita

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, BPBD Banten Keluarkan 10 Imbauan

Caption: Gambar Ilustrasi 

INFORUHAY SERANG – Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai berdampak di sejumlah wilayah Banten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi pemerintah.

Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat, wisatawan, dan nelayan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api.

BPBD Banten mengingatkan warga untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat berada di luar rumah. Aktivitas di luar ruangan juga sebaiknya dikurangi ketika hujan abu terjadi dengan intensitas pekat.

Warga diminta menutup pintu, jendela dan ventilasi rumah serta melindungi sumber air dari paparan abu vulkanik. Abu yang menumpuk di lingkungan juga perlu dibersihkan secara hati-hati.

Selain itu, BPBD meminta masyarakat menghindari penggunaan kendaraan ketika jarak pandang terganggu, menjauhi zona berbahaya, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat yang mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diminta segera mencari pertolongan medis.

Sementara itu, dampak sebaran abu juga dilaporkan terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Serang. Pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan masih melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan.

Gubernur Banten Andra Soni sebelumnya turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker, khususnya di wilayah yang terdampak sebaran abu.

Di Kabupaten Lebak, debu berwarna hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau juga dilaporkan muncul di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Minggu (6/9/2026).

Warga setempat, Umi, mengatakan material hitam tersebut diketahui setelah suaminya menyapu teras rumah. Debu disebut cukup banyak dan terasa licin ketika terkena tangan.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik. Informasi terkait perkembangan Gunung Anak Krakatau diimbau hanya mengacu pada keterangan resmi PVMBG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah. (*).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *