Inforuhay – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, meminta kepada jajaran pemerintah, mulai dari kecamatan hingga desa, untuk mengoptimalkan sosialisasi program BPJS PBI. Langsung, kepada masyarakat.
Hal ini ditegaskannya, setelah Bupati Lebak menemukan, fakta mengejutkan. Usai, melakukan inspeksi mendadak atau sidak di UPT Dinas Sosial Kecamatan Malingping, pada Senin (17/11/2025) kemarin.
Terlebih, banyak warga yang saat ini, belum sepenuhnya mengetahui. Jika, pemerintah pusat, telah menghapus tunggakan BPJS. Bagi, peserta mandiri yang kini, telah beralih ke Penerima Bantuan Iuran (PBI).
“Pemerintah pusat sebenarnya sudah menghapus tunggakan bagi peserta yang dulunya mandiri lalu pindah ke PBI. Tapi, masih banyak warga yang tidak tahu. Ini kurangnya sosialisasi dari pemerintah di semua tingkatan, termasuk tingkat kabupaten,” tegas Bupati.
Bupati Hasbi yang didampingi Kepala Dinas Sosial serta Camat Malingping, melakukan sidak ini bertujuan, untuk memantau langsung pelayanan dan mendengar keluhan masyarakat.
Terlebih, sejumlah warga yang tengah mengurus keperluan BPJS-PBI, mengaku masih bingung dengan prosedur reaktivasi, cara pindah status dari mandiri ke PBI.
Bahkan, Pria yang kerap menggaungkan selogan “Mari Bersinergi Dalam Kebaikan ini” mengajak berdiskusi dengan sejumlah warga yang tengah mengurus BPJS PBI atau SKTM .
“Untuk masyarakat Lebak Selatan , sekarang kan sudah ada UPTD Sosial tingkat kecamatan , tidak harus kantor Dinsos di Kabupaten Lebak,” ungkap Hasbi.
Ia menegaskan, percepatan sosialisasi perlu ditingkatkan, agar tidak ada lagi warga yang dirugikan akibat minimnya informasi.
“Kita harus pastikan semua warga mendapat informasi yang benar. Ini hak masyarakat, pemerintah harus hadir,” pungkasnya. (*)













