Caption :Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya Ketika Membuka Pelatihan Literasi Digital
INFORUHAY, LEBAK – Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Lebak Belia Hasbi Jayabaya secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Literasi Digital bertajuk “Indonesia Terdigitalisasi: Literasi Digital ke Aksi Nyata” yang digelar di Aula Multatuli Setda Lebak, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, pelajar, serta kader PKK dari sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak.
Dalam arahannya, Bupati Hasbi menegaskan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan dasar masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kemampuan menggunakan perangkat digital harus dibarengi dengan kecakapan berpikir kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.
Bupati Hasbi mengingatkan bahwa derasnya arus informasi digital dapat menjadi berkah sekaligus ancaman, sebab tanpa literasi digital yang kuat, masyarakat justru rentan terjebak hoaks, penipuan online, dan penyalahgunaan media sosial. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar ruang digital dimanfaatkan secara cerdas dan bertanggung jawab.
“Sekarang kekuatan itu ada di tangan kita. Apa pun yang ingin kita pelajari, semua bisa dipelajari lewat handphone. Tetapi tanpa kemampuan menyaring informasi, handphone juga bisa menjerumuskan,” ujar Bupati Hasbi di hadapan peserta.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Lebak terus berkomitmen mendorong penguatan kapasitas digital masyarakat sebagai bagian dari transformasi daerah menuju tata kelola yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan teknis menggunakan perangkat, tetapi juga menyangkut etika bermedia sosial, keamanan data pribadi, serta kesadaran hukum dalam ruang digital.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Lebak, Kapolres Lebak, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Banten, Komisioner KPID Provinsi Banten, Ketua Relawan TIK, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak, serta unsur masyarakat dan para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Lebak. (cupek)













