LebakRuhay – Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya berharap agar guru mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital. Meski demikian, karakter dan budaya kearifan lokal harus tetap melekat.
Hasbi juga menekankan agar guru tak hanya sebatas seorang pengajar, namun juga harus menjadi panutan dan pembentuk karakter generasi Bangsa yang berakhlak dan berkeperibadian.
“Beradaptasi diera digital itu harus. Tapi juga jangan melepas identitas budaya dan nilai nilai luhur kearifan lokal,” ucap Hasbi Jayabaya dalam acara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kecamatan Cibeber, pada Senin, 3 November 2025.
Menurut Hasbi, pendidikan karakter modern harus tetap berakar pada karakter akar budaya budaya lokal. Karenanya, guru jangan hanya cerdas dalam teknologi digital, namun harus pula menjaga identitas daerah.
“Mari kita beradaptasi dengan kemajuan teknologi, tapi jangan lupakan akar budaya dan karakter pendidikan Lebak,” ujar Hasbi.
Hasbi menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah berjuang mencerdaskan bangsa, terutama di wilayah pelosok. Ia menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang jasanya tak tergantikan.
Sementara, Ketua PGRI Kabupaten Lebak, Iyan Fitriana menyampaikan, bahwa peringatan HUT ke-80 PGRI tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju.”
“Tema ini jadi pengingat bahwa kemajuan bangsa berawal dari mutu pendidikan dan kualitas para guru,” katanya.










