Diguyur Hujan, Bupati Hasbi Turun Langsung Temui Pendemo: Tunjukkan Kepemimpinan Responsif

Demo134 Dilihat
banner 468x60

Caption, Hujan, Bupati Hasbi Turun Langsung Temui Mahasiswa Pendemo

INFORUHAY , LEBAK – Puncak HUT Lebak ke-197, diwarnai Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dari Kumala, PMS, PMII, GMNI, dan Imala berlangsung di depan Kantor Bupati Lebak, Selasa (2/12/2025). Di tengah derasnya hujan, Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya memilih turun langsung menemui massa aksi untuk mendengarkan aspirasi dan memberikan penjelasan terkait tuntutan mahasiswa.

banner 336x280

Kehadiran Bupati Hasbi di tengah barisan pendemo menjadi sorotan lantaran ia datang tanpa jarak, berdiri langsung di tengah kerumunan untuk berdialog secara terbuka. Tindakan ini dinilai menunjukkan gaya kepemimpinan yang responsif dan tidak alergi kritik.

“Aspirasi teman-teman mahasiswa menjadi catatan penting bagi kami dalam memperbaiki tata kelola dan menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Lebak,” ujar Bupati Hasbi saat menyampaikan tanggapan di hadapan mahasiswa.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti beberapa isu strategis, terutama kondisi infrastruktur jalan serta penataan Pasar Semi Rangkasbitung. Menanggapi hal itu, Hasbi menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas publik dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Pasar Semi saat dipindah tentu tidak bisa langsung sempurna. Karena itu tahun ini kami sudah mengintervensi anggaran untuk Dinas Perdagangan. Tahun depan fasilitas seperti mushola dan toilet akan kami bangun,” terangnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki sejumlah ruas jalan yang dinilai mahasiswa masih belum layak.

Sekretaris Umum Kumala, Fauzul, menyebut bahwa aksi kali ini digelar untuk meminta penjelasan langsung dari Bupati mengenai langkah konkret pemerintah terhadap berbagai persoalan publik.

“Kami ingin Bupati Lebak memberikan kejelasan dan memastikan bahwa tuntutan masyarakat yang kami bawa akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Meski diguyur hujan, aksi berjalan kondusif. Dialog terbuka antara mahasiswa dan Bupati membuat situasi yang sebelumnya tegang menjadi lebih cair. Mahasiswa kemudian menyerahkan beberapa poin tuntutan untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut Pemkab Lebak.

Aksi ditutup dengan harapan agar pemerintah memenuhi komitmen perbaikan yang telah disampaikan Bupati di hadapan massa. (cupek)

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *