Caption: Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Ketua DPRD Lebak Juwita
INFORUHAY LEBAK – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menyatakan mayoritas usulan pokok-pokok pikiran (Pokir) pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lebak untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan. Hal itu disampaikan usai rapat paripurna DPRD Lebak, Rabu (18/2/2026).
Menurut Hasbi, dari dokumen Pokir yang telah dibacanya, hampir seluruh usulan berkaitan dengan infrastruktur dasar, khususnya jalan sebagai akses utama masyarakat. Selain itu, terdapat pula usulan terkait ketahanan pangan, penghapusan kemiskinan ekstrem, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), irigasi, serta bantuan sosial.
“Mayoritas usulannya infrastruktur jalan. Ini menunjukkan Kabupaten Lebak masih tertinggal dalam pembangunan dasar, dan itu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Hasbi menegaskan seluruh usulan akan dikaji bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menekankan bahwa APBD merupakan produk politik yang harus disepakati antara eksekutif dan legislatif.
“Belum ada angka nominal yang ditentukan. Semua tergantung kebutuhan di lapangan dan kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Di sisi lain, Pemkab Lebak juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sektor produktif. Salah satunya dengan pengoperasian Rice Milling Unit (RMU) sebagai bagian dari program ketahanan pangan, yang ditargetkan segera beroperasi dan menghasilkan produk beras lokal.
“Kalau PAD tidak meningkat, kita sulit melangkah lebih jauh. Kita harus punya produk yang bisa dijual,” pungkas Hasbi. (*)













