Caption: Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak.
INFORUHAY LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak terus mengakselerasi pengembangan investasi daerah sebagai strategi utama dalam mendorong hilirisasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Langkah ini dilakukan untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan Lebak RUHAY (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Lingga Sagara, mengatakan bahwa kebijakan investasi yang dijalankan saat ini difokuskan pada penguatan sektor-sektor unggulan daerah yang memiliki daya saing dan nilai tambah ekonomi.
Menurut Lingga, arah kebijakan investasi tersebut selaras dengan visi dan misi Bupati Lebak, khususnya misi kedua yang menekankan pada hilirisasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
“Investasi kami dorong untuk mendukung visi Bupati Lebak, khususnya misi nomor dua, yakni hilirisasi ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan Lebak RUHAY,” ujar Lingga, kepada INFORUHAY. Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, kebijakan investasi Kabupaten Lebak juga telah disinergikan dengan program pembangunan Pemerintah Provinsi Banten serta pemerintah pusat. Hal ini dinilai membuka peluang yang lebih luas bagi masuknya investor, baik skala nasional maupun regional, yang berorientasi pada pengembangan ekonomi lokal.
Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, DPMPTSP Lebak terus melakukan berbagai langkah strategis. Di antaranya melalui promosi potensi daerah secara berkelanjutan, penyederhanaan layanan perizinan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor dengan pelaku usaha, investor, dan instansi terkait.
“Promosi dan kolaborasi menjadi kunci agar investasi yang masuk ke Lebak tidak hanya besar secara nilai, tetapi juga berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Lingga menegaskan, investasi yang berbasis pada potensi lokal diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, memperkuat industri dan UMKM lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
Ia optimistis, dengan penguatan promosi investasi serta sinergi lintas sektor yang terus dibangun, Kabupaten Lebak akan semakin kompetitif dan menjadi daerah tujuan investasi yang mampu menggerakkan ekonomi lokal secara berkesinambungan. (budi)













