Sabtu, 17 Oktober 2026Aktual, Faktual, Terpercaya.
BREAKING NEWS
Daerah

Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas, Tekankan Tata Kelola dan Digitalisasi

INFORUHAY, LEBAK – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan kapasitas bisnis melalui tata kelola usaha, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan pemanfaatan teknologi digital.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Kadin Banten Mochammad Azzari Jayabaya dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Banten di Hotel Grand Keisha, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (24/9/2026).

Azzari menegaskan, UMKM harus menjadi pelaku utama pembangunan ekonomi, bukan sekadar penerima program.

“UMKM tidak boleh hanya menjadi objek program. Kita harus mendorong agar UMKM menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi,” kata Azzari.

Menurutnya, peningkatan kelas UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan modal. Pelaku usaha juga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan, produksi, pemasaran, kualitas produk, hingga memahami perubahan kebutuhan konsumen.

Ia menilai pembukuan menjadi salah satu fondasi penting. Pencatatan keuangan yang tertib membantu pelaku usaha mengetahui arus kas, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, serta memisahkan keuangan usaha dan kebutuhan pribadi.

Selain itu, digitalisasi dinilai penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan efisiensi usaha. Pemanfaatannya dapat mencakup promosi, perdagangan elektronik, pencatatan keuangan, pengelolaan persediaan, hingga komunikasi dengan pelanggan.

“Kita tidak ingin UMKM tertinggal hanya karena tidak mengikuti perubahan teknologi,” ujarnya.

Azzari mengatakan Kadin Banten akan mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang mendukung UMKM melalui peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan digitalisasi.

“Kadin harus ikut mendorong UMKM naik kelas. Tidak cukup hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pembiayaan, mendorong digitalisasi dan memberikan training yang sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan UMKM membutuhkan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga pembiayaan, komunitas bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya agar pelaku usaha mampu tumbuh dan meningkatkan daya saing. (Indra Lugay)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *