Jalan Imam Bonjol Legok Kerap Macet, Warga Keluhkan Truk Besar dan Arogansi Pak Ogah

Berita113 Dilihat
banner 468x60

Caption: Nampak kendaraan besar yang tengah melintas pada pukul 11.00 wib di Jalan Imam Bonjol.

INFORUHAY TANGERANG — Kemacetan lalu lintas di Jalan Imam Bonjol–Jalan Raya Legok. Tepatnya di wilayah Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kembali menuai keluhan warga.

banner 336x280

Arus lalu lintas yang padat, dipicu maraknya truk besar beroperasi di luar jam operasional, dinilai semakin meresahkan.

Ain, warga Perumahan Islamic, mengaku kesal setiap kali melintas keluar kawasan perumahan tersebut, khususnya pada pagi hari mulai dari pukul 09.00 Wib hingga pukul 11. Wib.

“Kalau sudah lewat jam 9 sampai 11 wib, truk-truk besar banyak sekali melintas. Padahal setahu saya, jam operasional kendaraan besar itu belum diperbolehkan,” ujar Ain kepada Inforuhay, Jumat (19/12/2025).

Menurut Ain, kemacetan di ruas jalan tersebut bukan persoalan baru. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama namun minim penanganan dari pihak berwenang. Ia juga menyoroti absennya petugas lalu lintas di lokasi rawan macet tersebut.

“Macet di sini sudah lama, tapi jarang sekali ada petugas yang berjaga,” katanya.

Alih-alih petugas resmi, Ain menyebut keberadaan Pak Ogah justru kerap memperparah situasi. Ia menilai, cara mereka mengatur lalu lintas sering kali semrawut dan disertai sikap arogan terhadap pengguna jalan.

‎“Kalau ditegur soal jam operasional truk, mereka malah jawab seenaknya, katanya bebas enggak ada jam kerja. Bahkan pakai kata-kata kasar,” ungkap Ain kesal.

Warga berharap Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian segera turun tangan untuk menertibkan kendaraan besar serta mengembalikan fungsi pengaturan lalu lintas kepada petugas resmi.

Penegakan aturan jam operasional truk dinilai mendesak guna mengurai kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.

Hingga berita ini tayang, Inforuhay belum mendapatkan respon dari pihak terkait. (pek).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *