Siswa SMKN 1 Rangkasbitung Juara 1 Trading Nasional, Kalahkan Mahasiswa UI hingga UGM

Berita162 Dilihat
banner 468x60

Caption: Juara Pertama Trading Action (TR Action Competition) Tahun 2026, Muhammad Rendi pelajar dari SMKN 1 Rangkasbitung.

INFORUHAY LEBAK – Prestasi luar biasa ditorehkan pelajar Kabupaten Lebak di kancah nasional. Muhammad Rendi, siswa kelas XII SMKN 1 Rangkasbitung, sukses mencetak sejarah dengan meraih Juara Pertama Trading Action (TR Action Competition) dalam ajang OU Festival 2026, mengungguli puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

banner 336x280

Kompetisi trading yang berlangsung hampir satu bulan penuh ini diikuti sekitar 27 peserta.

Rendi tampil gemilang dan berhasil mengungguli peserta dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Swiss German University, hingga Cakrawala University.

Juara kedua diraih Ardellia Syhada Alifah (UI), juara ketiga Devian Wahyu Nugroho (UGM), juara keempat Gilbert Kinben Gunawan (Swiss German University), dan juara kelima Nabil Muflih Muyassar (Cakrawala University).

“Pengumuman juara itu tanggal 8 Februari 2026. Saya daftar di kategori umum, bersaing dengan mahasiswa,” ujar Rendi saat ditemui di SMKN 1 Rangkasbitung, Rabu (11/2/2026).

Rendi menjelaskan, peserta diberikan akun demo senilai Rp30 juta atau setara 2.000 dolar AS untuk dikembangkan selama empat minggu. Penilaian utama berdasarkan Return on Investment (ROI).

“Alhamdulillah akun saya tumbuh sekitar 90 sampai 100 persen. Saya pakai risk per trade 5 persen karena waktu terbatas,” jelasnya.

Menariknya, Rendi mengaku belajar trading secara otodidak sejak SMP, tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang pasar modal. Ia fokus pada trading forex dan konsisten mengasah kemampuan secara mandiri.

“Saya sebenarnya tidak menyangka bisa juara. Deg-degan waktu final dan presentasi,” katanya.

Bidang Kesiswaan SMKN 1 Rangkasbitung, Iqro Nuriman, menyebut prestasi Rendi sebagai capaian yang langka di tingkat SMK.

“Trading belum menjadi mata pelajaran di sekolah kami. Tapi Rendi belajar otodidak sejak SMP dan ilmunya sudah luar biasa. Ini prestasi yang sangat membanggakan,” ujar Iqro.

Pihak sekolah, kata Iqro, akan memberikan apresiasi resmi dan menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi bagi siswa lain.

“Insya Allah akan kami sampaikan ke Kepala Sekolah. Biasanya diumumkan saat upacara. Mudah-mudahan ini jadi penyemangat bagi siswa lain dan bekal masa depan Rendi,” pungkasnya.

Sebagai siswa jurusan Manajemen Perkantoran dan Analisis Bisnis (MPLB), Rendi kini diproyeksikan memiliki peluang besar untuk melanjutkan karier di bidang pasar keuangan dan investasi. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *