Tekan Inflasi Pangan Jelang Ramadan, Bupati Lebak dan Gubernur Banten Dorong Pesantren Agroekosistem

Berita65 Dilihat
banner 468x60

Caption: Gubernur Banten Andra Soni dan Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya 

INFORUHAY LEBAK – Kenaikan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten.

banner 336x280

Untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi pangan, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya bersama Gubernur Banten Andra Soni mendorong penguatan Pesantren Agroekosistem sebagai solusi konkret berbasis kemandirian ekonomi.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Sarasehan Pesantren Agroekosistem yang digelar di Pondok Pesantren Raudhotul Ihsan, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (10/2/2026).

Bupati Hasbi menegaskan, lonjakan harga pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan harus direspons dengan langkah produktif, bukan reaktif.

“Setiap menjelang puasa dan Lebaran harga pasti naik. Yang penting bukan mengeluh, tapi menghadirkan solusi. Pesantren Raudhotul Ihsan membuktikan bahwa pesantren bisa mandiri dan berperan dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Hasbi.

Hasbi mengapresiasi peran Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Banten yang menjadi mitra strategis dalam pengembangan pesantren berbasis pertanian terpadu di Kabupaten Lebak. Menurutnya, pesantren kini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat penguatan ekonomi kerakyatan.

“Santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga pertanian, peternakan, dan kewirausahaan. Ini bekal penting untuk kemandirian ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Pengembangan Pesantren Agroekosistem dinilai sejalan dengan program nasional Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah, pengendalian inflasi pangan strategis, dan penguatan ekonomi rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lebak dan Gubernur Banten meninjau langsung greenhouse santri dan melakukan panen cabai hasil budidaya pertanian modern berbasis pesantren. Seorang perwira TNI yang hadir bahkan mencicipi langsung cabai hasil panen.

“Pedasnya luar biasa, potensinya juga luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, terutama di tengah fluktuasi harga pangan.

“Pesantren tidak hanya pusat dakwah, tetapi juga pusat produksi. Model Pesantren Agroekosistem seperti ini harus diperluas di Provinsi Banten,” kata Andra Soni.

Pemerintah Kabupaten Lebak memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Bank Indonesia agar Pesantren Agroekosistem menjadi role model pengembangan ekonomi pesantren sekaligus instrumen pengendalian inflasi pangan di daerah. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed