Caption: Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni dan Irna Narulita
INFORUHAY SERANG – Perempuan didorong untuk saling mendukung, mengembangkan potensi, dan berkontribusi bagi keluarga hingga masyarakat.
Pesan itu disampaikan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, saat membuka Gebyar DWP Banten 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Curug, Kota Serang, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten ini tak hanya menghadirkan senam bersama, tetapi juga lomba bazar UMKM dan pagelaran busana Wastra Banten.
Tinawati menegaskan, perempuan hebat bukanlah mereka yang harus selalu sempurna, melainkan yang mau terus belajar, saling menguatkan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Menurutnya, dukungan antarsesama perempuan penting untuk membangun lingkungan yang positif sekaligus memperkuat keluarga dan masyarakat.
“Ketika perempuan saling mendukung, kita tidak hanya bertumbuh sebagai individu, tetapi juga menguatkan keluarga dan membangun masyarakat yang lebih baik,” ujar Tinawati.
Sementara itu, Ketua DWP Provinsi Banten, Mirra Deden Apriandhi, menyebut kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong pola hidup sehat, memperluas pemberdayaan ekonomi perempuan, serta menjaga kelestarian budaya lokal.
Partisipasi peserta terbilang beragam. Senam bersama diikuti 305 peserta dari unsur DWP perangkat daerah, TP PKK, BKOW, dan Perwosi Banten.
Untuk sektor ekonomi, sebanyak 50 UMKM binaan DWP mengikuti lomba bazar. Selain itu, terdapat 18 UMKM dari unsur DWP kabupaten/kota, TP PKK Provinsi Banten, dan BKOW Provinsi Banten yang turut meramaikan kegiatan bazar.
Adapun pagelaran busana Wastra Banten diikuti 40 peserta yang terdiri dari ketua DWP kabupaten/kota dan ketua DWP unsur pelaksana di lingkungan Pemprov Banten. Acara ini juga menampilkan busana wastra yang dikenakan istri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten.
Melalui kegiatan tersebut, DWP Banten berharap perempuan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga semakin berdaya secara ekonomi, sehat, dan ikut melestarikan warisan budaya daerah. (*)

