Budi Waseso: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Ketahanan Pangan dan Benteng Antinarkoba

Daerah46 Dilihat
banner 468x60

INFORUHAY BANTEN – Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi kekuatan nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membentengi generasi muda dari ancaman narkoba.

Hal itu disampaikan Budi Waseso saat melantik jajaran Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Banten masa bakti 2025–2030 serta pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Banten masa bakti 2026–2031 di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Jumat (8/5/2026).

banner 336x280

Menurut Budi Waseso, Gerakan Pramuka memiliki kekuatan besar karena mampu membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan nonformal yang menanamkan disiplin, kreativitas, kemandirian, dan semangat pantang menyerah.

“Gerakan Pramuka adalah kekuatan besar yang dimiliki bangsa ini. Kita harus mendukung program pemerintah menuju swasembada dan kedaulatan pangan. Pramuka bisa menjadi kekuatan nyata di lapangan,” ujar Budi Waseso.

Ia mengatakan keterlibatan Pramuka dalam program ketahanan pangan dapat diwujudkan melalui kegiatan produktif di tengah masyarakat, termasuk pengembangan pertanian dan pembinaan kemandirian generasi muda.

Selain menyoroti isu pangan, Budi Waseso juga mengingatkan pentingnya penguatan pendidikan karakter untuk menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang kini menyasar kalangan anak muda.

Menurutnya, Gerakan Pramuka harus mengambil peran strategis sebagai benteng moral dan sosial bagi generasi bangsa.

“Anak-anak muda harus dibentengi dengan pendidikan karakter yang kuat. Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi bangsa dari bahaya narkoba dan pengaruh negatif lainnya,” katanya.

Budi Waseso menilai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepanduan.

Ia berharap kepengurusan baru Kwarda Pramuka Banten mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis pendidikan karakter, ketahanan sosial, dan kemandirian pangan.

Ketua Mabida Pramuka Banten yang juga Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah maupun nasional.

‎Menurutnya, Pramuka tidak hanya menjadi wadah pendidikan karakter, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat melalui program nyata, termasuk mendukung ketahanan pangan.

‎“Pramuka harus hadir di tengah masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan. Saat ini kita sedang menyemai bibit tanaman yang nantinya akan disebarluaskan kepada masyarakat. Kita menanam hari ini untuk masa depan,” ujar Andra.

‎Ia menilai semangat gotong royong, disiplin, dan kemandirian yang menjadi nilai dasar Pramuka masih relevan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

‎Sementara itu, Ketua Kwarda Banten, Suwaib Amiruddin meminta seluruh pengurus baru memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi sosial di tengah masyarakat.

‎Menurut Suwaib, Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, peduli sosial, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

‎“Semangat kekeluargaan dan kebersamaan adalah kekuatan utama Gerakan Pramuka. Karena itu, seluruh pengurus harus mampu menjadi teladan serta aktif mendukung kebijakan pembangunan pemerintah pusat maupun daerah,” pungkasnya. (AK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *