Belia Hasbi: Budaya Baduy Berpotensi Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal

Daerah122 Dilihat

INFORUHAY LEBAK – Kawasan masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak kembali menjadi perhatian dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

Kunjungan Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Ekonomi Kreatif bersama jajaran ke Baduy pada Jumat (31/7/2026) kemarin, diharapkan menjadi awal kolaborasi untuk memperkuat promosi budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Penasihat DWP Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, menilai budaya masyarakat adat Baduy memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, kekayaan budaya Baduy, mulai dari tradisi, kain tenun, tas koja, hingga berbagai kerajinan khas, merupakan aset daerah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus harus terus dijaga kelestariannya.

“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kolaborasi dalam mempromosikan budaya Baduy dan memperkuat pengembangan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Belia melalui siaran persnya yang diterima Inforuhay. Senin (3/8/2026).

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan untuk memperluas promosi produk unggulan Baduy, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif yang tetap berlandaskan kearifan lokal.

Belia berharap kolaborasi tersebut mampu meningkatkan daya saing produk budaya Baduy di tingkat nasional, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat adat tanpa menggeser identitas serta nilai budaya yang selama ini tetap terjaga. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *