Sekda Lebak Temui Massa Aksi Mahasiswa di Kantor Bupati, Aspirasi Infrastruktur hingga Beasiswa Disampaikan

Berita47 Dilihat
banner 468x60

Caption: PJ Sekda Lebak Halson Nainggolan saat menemui mahasiswa yang tengah menyampaikan aspirasi.

INFORUHAY LEBAK – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, menemui massa aksi mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lebak, Banten, Senin (16/3/2026).

banner 336x280

Halson Nainggolan datang bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Lebak untuk menerima sekaligus mendengarkan aspirasi para mahasiswa. Ia didampingi Asisten Daerah (Asda) I Alkadri, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Doddy Irawan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yadi, serta perwakilan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut sebagai bentuk respons atas aksi mahasiswa yang menyoroti satu tahun kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah.

Halson Nainggolan mengatakan, massa aksi mahasiswa berasal dari beberapa wilayah di Kabupaten Lebak, di antaranya dari Matadewa, Wanasalam, dan Banjarsari.

“Ada mahasiswa dari beberapa wilayah seperti Matadewa, Wanasalam, dan Banjarsari yang melakukan aksi terkait satu tahun kepemimpinan Hasbi–Amir. Saya sebagai Sekda menemui mereka untuk mendengar langsung tuntutan yang disampaikan,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan berbagai persoalan pembangunan daerah. Beberapa di antaranya terkait kondisi infrastruktur, program beasiswa pendidikan, hingga penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

“Tuntutan yang disampaikan di antaranya soal infrastruktur, beasiswa, rumah tidak layak huni dan beberapa persoalan lainnya. Kami mendengar langsung aspirasi tersebut sekaligus memberikan penjelasan atas sejumlah hal yang menjadi pertanyaan mereka,” kata Halson.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lebak terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan dalam aksi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ke depan.

“Apa yang disampaikan mahasiswa tentu menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam pembangunan Kabupaten Lebak ke depan,” katanya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *