Dorong Ketahanan Pangan, Lebak Niaga Hadirkan Beras Berkualitas Harga Terjangkau

Daerah74 Dilihat
banner 468x60

Caption: Prodak Beras di PT Lebak Niaga Perseroda siap edar

INFORUHAY LEBAK – PT Lebak Niaga Perseroda resmi bertransformasi dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sejak akhir 2025. Perubahan status ini diikuti dengan pergeseran fokus bisnis perusahaan ke sektor ketahanan pangan dan aneka usaha.

banner 336x280

Direktur PT Lebak Niaga Perseroda, Ilham Akbar, mengatakan transformasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

“Sejak akhir 2025 kita sudah berubah dari PD menjadi PT. Sekarang namanya PT Lebak Niaga Perseroda,” ujar Ilham saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya perusahaan bergerak di sektor pertambangan. Namun kini, arah bisnis difokuskan pada sektor pangan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

“Pokok bisnis sekarang di ketahanan pangan. Kita beralih ke aneka usaha, salah satunya sektor pangan,” katanya.

Sebagai langkah konkret, PT Lebak Niaga Perseroda telah mengoperasikan mesin Rice Milling Unit (RMU) atau penggilingan padi modern dengan kapasitas maksimal mencapai 40 ton beras per hari. Saat ini, produksi masih berada di tahap awal dengan capaian sekitar 20 ton per hari.

“Ke depan akan terus kita tingkatkan kapasitasnya secara bertahap,” ujarnya.
Menurut Ilham, pengadaan mesin RMU tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat sektor pangan sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain produksi, perusahaan juga mulai menyiapkan jaringan distribusi. Saat ini penjualan masih terpusat di gudang produksi, namun dalam waktu dekat akan dibuka outlet penjualan di wilayah Rangkasbitung.

“Kita sedang siapkan dua titik outlet di Rangkasbitung agar masyarakat lebih mudah mengakses beras berkualitas,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran outlet tersebut memungkinkan masyarakat membeli beras dalam jumlah kecil dengan harga terjangkau.

Dari sisi harga, beras premium dijual Rp375 ribu per karung ukuran 25 kilogram, lebih rendah dibanding harga pasar yang bisa mencapai Rp390 ribu untuk kualitas serupa. Sementara beras medium dijual sekitar Rp340 ribu per karung.

Ke depan, PT Lebak Niaga Perseroda juga akan menghadirkan berbagai varian beras, mulai dari premium hingga medium dengan beberapa kelas, guna memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat.

“Bahkan kami siapkan juga beras dengan harga terjangkau di kisaran Rp12 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ilham berharap, transformasi perusahaan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar dapat terus berkembang serta memberikan manfaat luas.

“Kami ingin masyarakat percaya bahwa Lebak Niaga hadir menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau,” pungkasnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *