Diduga Disabotase, Jaringan Internet Dukodu Ciseda-Bojong Juruh Lumpuh Total

Daerah62 Dilihat

INFORUHAY LEBAK – Jaringan internet milik Dukodu di jalur Ciseda-Bojong Juruh, Kabupaten Lebak, mengalami gangguan total setelah ditemukan kerusakan pada sejumlah infrastruktur jaringan, Jumat (4/9/2026).

Tim teknisi Dukodu menemukan sedikitnya tiga kabel induk dalam kondisi terputus di sekitar Kampung Bojong Juruh, tepatnya di sekitar SD Bojong Juruh 2. Selain itu, satu unit Optical Distribution Point (ODP) dan satu Fiber Distribution Terminal (FDT) dilaporkan hilang.

Kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap layanan internet pelanggan Dukodu di sepanjang jalur Ciseda hingga Bojong Juruh.

Salah satu pekerja Dukodu, Ki Barja, membenarkan bahwa jaringan saat ini mengalami kelumpuhan total akibat kerusakan pada jalur inti jaringan dan hilangnya sejumlah perangkat.

“Sekarang ini lumpuh total, karena jalur inti ada yang motong. Terus ODP-nya dikuri (diambil), FDT-nya juga diambil,” ujar Ki Barja, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi di sejumlah titik yang berada dalam jalur jaringan, di antaranya kawasan Saung Jawara dan Gunung Malang.

Ki Barja mengatakan, pihak Dukodu masih melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut. Manajemen juga disebut tengah berkoordinasi dengan pihak yang berkepentingan di jalur tersebut.

“Yang lebih terhubungi dengan selaku di rute PT ASA. Sekarang dia lagi di perjalanan katanya mau ke Polsek,” katanya.

Sementara itu, tim teknisi Dukodu terus melakukan pemeriksaan untuk memetakan titik kerusakan serta dampaknya terhadap jaringan pelanggan.

Kerusakan dan hilangnya perangkat tersebut diduga bukan gangguan jaringan biasa. Namun, dugaan sabotase maupun pencurian aset masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

Sebelumnya, sumber dari tim teknis Dukodu menyebut kabel putus serta hilangnya perangkat jaringan diduga dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dugaan sementara kami, kabel putus serta hilangnya ODP dan FDT ini sengaja dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ini indikasi kuat adanya tindakan vandalisme atau pencurian aset jaringan,” ujarnya.

Pihak Dukodu juga disebut berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menindaklanjuti dugaan perusakan dan hilangnya perangkat jaringan tersebut.

Di sisi lain, proses perbaikan terus dilakukan agar layanan internet pelanggan dapat kembali normal. Teknisi juga masih menelusuri kemungkinan adanya kerusakan maupun perangkat lain yang hilang di sepanjang jalur terdampak.

Masyarakat di sekitar Ciseda-Bojong Juruh diimbau ikut menjaga infrastruktur jaringan dan segera melaporkan kepada pihak Dukodu maupun aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar kabel fiber optik, tiang jaringan, ODP maupun FDT.

Hingga Jumat (4/9/2026), proses perbaikan dan penelusuran terkait dugaan perusakan jaringan tersebut masih berlangsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *