Pemkab Lebak Genjot Intervensi dan Program Anak Asuh

Berita104 Dilihat
banner 468x60

Caption: Ketua TP PKK Kabupaten Lebak Belia Asyidiki Jayabaya meninjau pelayanan kesehatan kepada balita dalam momentum launching intervensi serentak pencegahan stunting di Kecamatan Cikulur.

INFORUHAY LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak menggenjot percepatan penurunan stunting melalui launching intervensi serentak di Posyandu UPTD Puskesmas Cikulur, Desa Curugpanjang, Kecamatan Cikulur, Rabu (15/4/2026).

banner 336x280

Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Belia Asyidiki Jayabaya, menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor karena angkanya masih cenderung stagnan.
“Tidak bisa sendiri-sendiri. Harus kolaborasi dari dinas, desa hingga kecamatan,” ujarnya.

Belia menyebut intervensi serentak harus berlanjut hingga ke tingkat desa, tidak sekadar seremoni. Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan “anak asuh” bagi OPD, camat, hingga desa untuk mempercepat penanganan kasus.

“Saya sempat mengunjungi anak asuh, Adiba usia 2 tahun dengan berat badan masih kurang. Ini harus segera diintervensi,” katanya.

Wakil Ketua TP PKK Lebak, Susi, menambahkan program tersebut akan ditindaklanjuti oleh kader di desa.
“Kita gotong royong, karena ini tidak bisa diselesaikan tanpa kebersamaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Eka Darmana Putra, menyebut jumlah kasus stunting saat ini tercatat 4.684, turun dari sekitar 6.500 kasus sebelumnya.

“Penurunan lebih dari 1.500 kasus, namun tetap dipengaruhi angka kelahiran dan faktor risiko,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya validasi data agar intervensi tepat sasaran.

Pemkab Lebak optimistis, melalui kolaborasi dan program berkelanjutan, angka stunting dapat terus ditekan. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *