‎Bunda PAUD Lebak Tekankan Pentingnya Pendidikan Prasekolah untuk Adaptasi Anak di SD ‎

Daerah, Pendidikan49 Dilihat
banner 468x60

‎INFORUHAY LEBAK – Bunda PAUD Kabupaten Lebak, Belia Asyidiki Jayabaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai bagian dari implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang tengah didorong pemerintah.

Menurut Belia, keberhasilan program tersebut tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat, khususnya komunitas literasi dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

banner 336x280

‎“Pemerintah tentu tidak bisa bergerak sendiri. Dalam hal ini Bunda PAUD melibatkan teman-teman TBM karena mereka yang paling dekat dengan masyarakat. Sambil anak-anak belajar di TBM, juga disampaikan pentingnya mengikuti pendidikan prasekolah selama satu tahun untuk membantu adaptasi saat masuk SD,” kata Belia Asyidiki Jabaya melalui siaran persnya yang diterima di Rangkasbitung. Kamis (4/6/2026).

‎Belia yang merupakan Ketua TP PKK Kabupaten Lebak ini menjelaskan, pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengajarkan kemampuan akademik, melainkan memberikan ruang bagi anak untuk belajar sambil bermain sesuai tahap perkembangannya.

‎Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah mendorong setiap anak usia 5 hingga 6 tahun mengikuti layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas sebelum masuk SD.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Generasi Emas 2045.

‎Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengikuti pendidikan prasekolah memiliki kesiapan belajar yang lebih baik, baik dari sisi literasi, numerasi, kemampuan sosial, pengendalian emosi maupun kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

‎Dikutip dari laman TBM Insan Mandiri, bahwa manajemen menyatakan komitmennya untuk mendukung program tersebut melalui berbagai kegiatan literasi keluarga dan pendidikan anak usia dini.

‎Sejak berdiri pada 2019, TBM Insan Mandiri secara konsisten mengembangkan program membaca nyaring, permainan edukatif, serta pendampingan bagi orang tua untuk meningkatkan kesiapan anak sebelum memasuki pendidikan formal.

‎Ketua TBM Insan Mandiri, Suhenda mengatakan pendidikan usia dini merupakan fondasi penting bagi masa depan anak.

‎Menurutnya, anak yang terbiasa berinteraksi dengan buku, cerita, permainan edukatif, dan lingkungan belajar yang menyenangkan akan lebih siap menghadapi dunia sekolah.

‎“Karena itu kami tidak hanya mendampingi anak-anak, tetapi juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pendidikan usia dini, budaya membaca, dan pola asuh positif,” kata Suhenda.

‎Ke depan, TBM Insan Mandiri, berencana memperluas program literasi keluarga serta memperkuat kolaborasi dengan satuan PAUD, pemerintah desa, dan berbagai pihak lainnya guna mendukung keberhasilan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.

‎Melalui sinergi antara keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan, diharapkan seluruh anak dapat memasuki jenjang SD dengan kesiapan belajar yang optimal sehingga mampu mengikuti proses pendidikan secara lebih baik sejak usia dini. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *