Dari Kartini untuk Perempuan: IDI Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Deteksi Dini Kanker

Daerah15 Dilihat
banner 468x60

Caption: Ketua IDI Cabang Kabupaten Lebak, dr. Irfan Maulani.

‎INFORUHAY LEBAK – Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali dihidupkan melalui kegiatan yang sarat makna. Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Lebak bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lebak menggelar seminar kesehatan yang berfokus pada kepedulian terhadap kesehatan perempuan.

banner 336x280

‎Kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi wujud nyata penghormatan terhadap perjuangan Kartini dalam membuka akses pendidikan dan kesetaraan bagi perempuan, termasuk dalam bidang kesehatan.

‎Ketua IDI Cabang Kabupaten Lebak, dr. Irfan Maulani, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar simbolik.

‎“Perjuangan Kartini mengajarkan bahwa perempuan berhak mendapatkan akses yang sama, termasuk dalam hal kesehatan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

‎Seminar kesehatan tersebut akan digelar pada Selasa, 21 April 2026, pukul 08.00 WIB di Aula PKK Kabupaten Lebak. Kegiatan ini mengusung tema kolaborasi antara IDI dan DWP dalam memperkuat kesadaran kesehatan perempuan.

‎Berbagai layanan dan edukasi akan diberikan kepada peserta, di antaranya pemeriksaan USG payudara, skrining HPV DNA, serta pameran kesehatan yang dikemas secara interaktif. Selain itu, panitia juga menyiapkan doorprize menarik guna meningkatkan antusiasme masyarakat.

‎Menurut Irfan, fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks—dua penyakit yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan.

‎“Deteksi dini sangat penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif. Ini bagian dari upaya kita melindungi perempuan sebagai pilar keluarga,” jelasnya.

‎Tak hanya menyasar masyarakat umum, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah bagi tenaga medis. IDI Lebak menyediakan Satuan Kredit Profesi (SKP) pengabdian masyarakat bagi 20 peserta dari kalangan dokter yang hadir.

‎Sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Kartini, panitia juga mengimbau peserta mengenakan kebaya bagi perempuan dan batik bagi laki-laki.

‎“Kami ingin menghadirkan nuansa Kartini yang kuat, bukan hanya dalam semangat, tetapi juga dalam tampilan sebagai simbol penghormatan,” tambahnya.

‎Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini terus relevan, terutama dalam meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan diri sebagai bagian dari kualitas hidup yang lebih baik. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *