APKASINDO Banten Minta Perlindungan Petani Sawit, Soroti Fluktuasi Harga TBS

Blog44 Dilihat
banner 468x60

INFORUHAY BANTEN – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKASINDO Banten Wawan, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak petani kelapa sawit.

Terutama, terkait stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) dan peningkatan kesejahteraan petani di Provinsi Banten.

banner 336x280

‎Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Salah satunya, dengan menghadiri kegiatan di lingkungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menyuarakan aspirasi petani sawit.

‎Wawan menilai kesejahteraan petani sawit sangat bergantung pada kebijakan yang mampu menciptakan kepastian harga dan perlindungan terhadap hasil produksi petani.

Karena itu, APKASINDO Banten terus mendorong agar kepentingan petani menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan sektor perkebunan.

‎”Silaturahmi dan komunikasi dengan berbagai pihak menjadi salah satu cara untuk memperjuangkan hak-hak petani. Harapannya, petani sawit di Banten mendapatkan keadilan dan kesejahteraan yang lebih baik,” kata Wawan kepada Inforuhay. Senin (15/6/2026).

‎Menurutnya, perjuangan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bentuk tanggung jawab untuk memastikan petani sawit memperoleh manfaat yang seimbang dari sektor perkebunan yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Banten.

‎Pengalaman Wawan yang pernah menjabat sebagai kepala desa selama dua periode di Kabupaten Lebak disebut menjadi modal penting dalam memahami persoalan yang dihadapi petani sawit.

Sebagian besar masyarakat di wilayah yang dipimpinnya saat itu menggantungkan hidup pada sektor perkebunan kelapa sawit.

‎Ia mengaku memahami tantangan yang dihadapi petani, mulai dari fluktuasi harga TBS hingga kebutuhan akan dukungan kebijakan yang berpihak kepada petani kecil.

‎Karena itu, APKASINDO Banten berkomitmen untuk terus mengawal berbagai aspirasi petani sawit hingga memperoleh kepastian terkait harga yang adil dan program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

‎”Kami akan terus berjuang bersama petani sawit. Upaya ini tidak akan berhenti sampai hak-hak petani benar-benar diperhatikan dan diperjuangkan,” tegasnya. (Lugaey).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *