23 Juta Perempuan Dibina, PNM Sabet Penghargaan Top Company in Ultra Micro Finance

Berita56 Dilihat

INFORUHAY JAKARTA – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi PNM dalam memberdayakan perempuan melalui pembiayaan ultra mikro yang disertai pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi pemberdayaan perempuan, tidak hanya melalui besarnya penyaluran pembiayaan, tetapi juga melalui model pembinaan yang berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku usaha ultra mikro.

Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang berada di bawah Holding Ultra Mikro, PNM terus memperluas akses pembiayaan bagi perempuan prasejahtera yang sebelumnya sulit memperoleh layanan keuangan formal.

Hingga pertengahan 2026, PNM telah melayani lebih dari 23 juta nasabah aktif, yang seluruhnya merupakan perempuan prasejahtera. Capaian tersebut menjadikan PNM sebagai salah satu lembaga pembiayaan ultra mikro berbasis kelompok dengan jangkauan terbesar di dunia.

Wakil Direktur Utama PNM, Sunar Basuki, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari besarnya pembiayaan yang disalurkan, tetapi juga dari pendampingan yang terus dilakukan kepada para nasabah.

“Di balik pembiayaan yang diberikan, terdapat proses pendampingan dan pemberdayaan rutin melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM). Forum ini menjadi ruang bagi nasabah untuk meningkatkan literasi keuangan, berbagi pengalaman usaha, serta memperkuat jejaring sosial antar sesama nasabah,” ujar Sunar dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Melalui PKM, para nasabah Mekar mendapatkan berbagai bentuk penguatan kapasitas, mulai dari pelatihan pengembangan usaha, peningkatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PNM Digi, hingga fasilitasi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.

Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha ultra mikro dalam mengembangkan bisnis sekaligus memperkuat daya saing mereka di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Mayoritas nasabah Mekaar merupakan ibu rumah tangga yang memulai usaha dari skala kecil, seperti berdagang, kuliner, kerajinan, hingga jasa rumahan. Berbekal pembiayaan tanpa agunan serta pendampingan yang berkelanjutan, mereka mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan menjadi penggerak ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Penghargaan Top Company in Ultra Micro Finance for Women Empowerment semakin menegaskan bahwa kiprah PNM tidak hanya berfokus pada penyaluran modal usaha, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan yang mendorong lahirnya perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

Ke depan, PNM berkomitmen terus memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha ultra mikro, serta menghadirkan lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk tumbuh sebagai pengusaha yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *