Caption: Seorang pria yang diduga menjadi provokator di tengah aksi massa di depan Gedung DPR RI, tengah di evakuasi.
INFORUHAY JAKARTA – Seorang pria yang diduga menjadi provokator di tengah aksi massa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026) siang, nyaris menjadi sasaran amukan massa.
Pria berbadan gempal, berambut cepak dan mengenakan topeng tersebut diteriaki massa setelah dianggap memprovokasi situasi ketika perwakilan anggota DPR RI menemui peserta aksi untuk menyampaikan hasil kesepakatan terkait pengesahan RUU Perampasan Aset.
Situasi sempat memanas. Sejumlah massa berteriak meminta pria tersebut dipukul.
“Woi, woi provokator….. !!! woi,” teriak sejumlah peserta aksi.
Di tengah kericuhan, aparat kepolisian berpakaian sipil kemudian mengamankan pria tersebut. Polisi juga menemukan dan menyita sebilah golok dengan panjang sekitar 40 sentimeter yang dibawanya.
Petugas berupaya melindungi pria tersebut dari amukan massa. Bahkan, saat proses pengamanan, pakaian pria itu sempat terlepas sebagian akibat didorong dan ditarik massa.
Wajah pria tersebut terlihat mengalami luka dan mengeluarkan darah. Namun polisi terus membawa dan menjauhkan dirinya dari kerumunan untuk mencegah aksi kekerasan berlanjut.
“Udah-udah, kasihan. Nanti mati orang ini,” ujar salah seorang peserta aksi yang meminta massa menghentikan pengeroyokan.
Pria tersebut kemudian diseret dan dibopong aparat menuju halaman Gedung DPR RI. Setelah berhasil diamankan, ia selanjutnya dibawa untuk mendapatkan penanganan tim medis.
Belum diketahui secara pasti identitas pria tersebut maupun motifnya membawa golok ke tengah aksi. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami dugaan provokasi serta kepemilikan senjata tajam yang dibawanya. (*)






