‎Dua Guru Terima Satya Lencana, Bupati Lebak Tekankan Peran Vital Pendidik

Daerah42 Dilihat
banner 468x60

INFORUHAY LEBAK – Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (4/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hasbi memberikan apresiasi dan penghargaan kepada dua guru, Suheri dan Henny, yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun di dunia pendidikan. Keduanya menerima Piagam Tanda Jasa Presiden Republik Indonesia berupa Satya Lencana Karya Satya.

banner 336x280

‎“Selamat kepada para pahlawan kita sebagai guru, Bapak Suheri dan Ibu Henny yang telah mengabdi sebagai guru di Lebak lebih dari 10 tahun dan menerima Piagam Tanda Jasa Presiden RI Satya Lencana Karya Satya,” ujar Hasbi dalam amanatnya.

‎Upacara Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam pidatonya, Hasbi menegaskan bahwa peran guru sangat vital dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.

‎“Peran guru sangat vital dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan melalui konsep Sekolah Rakyat yang diharapkan mampu mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

‎“Sekolah Rakyat kelak mencetak generasi yang unggul, mewujudkan Indonesia Emas 2045, dan menjadi golongan manusia yang bermanfaat bagi sesama tanpa memandang perbedaan apapun,” ungkapnya.

‎Meski demikian, Hasbi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di sektor pendidikan di Kabupaten Lebak. Di antaranya adalah angka putus sekolah yang masih terjadi setiap tahun serta kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang belum sepenuhnya memadai.

‎“Setiap tahun masih terdapat anak yang putus sekolah, serta masih adanya pembangunan sarana pendidikan yang belum maksimal dan belum layak. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

‎Bupati juga mengimbau para tenaga pendidik untuk tidak ragu menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi di lapangan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak terbuka terhadap setiap laporan guna menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih dan transparan.

‎“Kami mengimbau kepada para guru untuk tidak ragu melaporkan apabila terdapat keluhan. Pemerintah Kabupaten Lebak terbuka terhadap setiap laporan demi terciptanya tata kelola pendidikan yang bersih,” ujarnya.

‎Hasbi berharap peringatan Hardiknas 2026 dapat menjadi momentum refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak.

‎“Semoga peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum kita bersama untuk terus mengevaluasi arah pendidikan, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperkuat arah pembangunan Kabupaten Lebak ke depan,” pungkasnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *