‎Peran SDM Melesat, Lebak Masuk 3 Besar Satu Data Indonesia 2026

Daerah60 Dilihat
banner 468x60

INFORUHAY LEBAK – Keberhasilan Kabupaten Lebak meraih peringkat ketiga dalam Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat Provinsi Banten tahun 2026 tak lepas dari peran kuat sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan.

‎Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Forum SDI yang digelar pada 16 April 2026, diikuti seluruh pemerintah daerah se-Banten.

banner 336x280

‎Plt Kepala Bapperida Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor utama dalam mendorong kualitas tata kelola data di daerah.

‎“Capaian ini bukan hanya soal sistem, tapi juga kesiapan SDM. Kami terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur agar mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Widy, Selasa (21/4/2026).

‎Menurutnya, implementasi Satu Data Indonesia membutuhkan pemahaman yang kuat dari seluruh lini, mulai dari pembina data, walidata, hingga produsen data di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

‎Ia menjelaskan, pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi data menjadi langkah strategis yang dilakukan Pemkab Lebak dalam beberapa tahun terakhir.

‎“SDM yang paham standar data, metadata, dan interoperabilitas menjadi kunci. Tanpa itu, integrasi data tidak akan berjalan optimal,” katanya.

‎Selain itu, kolaborasi antar-OPD juga dinilai semakin solid seiring meningkatnya kapasitas aparatur. Hal ini berdampak langsung pada kualitas data sektoral yang kini lebih terintegrasi dan siap digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan.

‎Widy menambahkan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat kompetensi SDM sejalan dengan pengembangan infrastruktur digital.

‎“Penguatan SDM akan terus kami lakukan secara berkelanjutan. Targetnya, seluruh perangkat daerah memiliki kemampuan yang merata dalam pengelolaan data,” ucapnya.

‎Ia berharap, capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Lebak untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

‎“Dengan SDM yang unggul, Satu Data Indonesia bukan hanya program, tapi menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan di Kabupaten Lebak,” pungkasnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *