INFORUHAY LEBAK – Puluhan pedagang Pasar Sampay, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, mendatangi kantor pengelola pasar pada Selasa (5/5/2026). Aksi tersebut dipicu oleh masih beroperasinya sistem gate parkir yang sebelumnya telah menuai penolakan dari para pedagang.
Aksi berlangsung spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Para pedagang bergerak setelah melihat sistem parkir tetap berjalan seperti biasa meski telah banyak dikeluhkan.
Salah seorang pedagang menyampaikan, keberadaan gate parkir dinilai memberatkan pedagang maupun masyarakat yang datang untuk berbelanja.
“Ini spontan. Kami lihat parkir masih berjalan, padahal sebelumnya sudah banyak keluhan dan penolakan,” ujarnya di lokasi.
Pedagang khawatir kebijakan tersebut berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung. Mereka menilai, biaya tambahan parkir dapat membuat pembeli beralih ke tempat lain.
Kondisi tersebut, menurut pedagang, telah berimbas langsung pada penurunan omzet penjualan yang saat ini dinilai tidak stabil. Bahkan, penurunan pendapatan disebut mencapai 60 hingga 70 persen.
“Pendapatan kami turun drastis. Pembeli sekarang lebih memilih belanja di luar pasar,” kata Neng, salah satu pedagang.
Dalam aksinya, para pedagang meminta pemerintah daerah segera mengevaluasi kebijakan gate parkir serta melibatkan pedagang dalam pengambilan keputusan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pasar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Yani, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk memberatkan masyarakat.
Menurutnya, penerapan gate parkir merupakan bagian dari upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya akan digunakan kembali untuk kepentingan publik, termasuk pengelolaan fasilitas pasar.
“Kebijakan pemerintah tidak untuk menyengsarakan rakyat. Ini bagian dari upaya peningkatan PAD yang hasilnya juga kembali ke masyarakat,” kata Yani.
Ia menambahkan, pemerintah membuka ruang dialog dengan para pedagang guna mencari solusi terbaik terkait polemik tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pasar Sampay terpantau kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Pedagang berharap pemerintah segera mengambil keputusan yang berpihak pada keberlangsungan pasar tradisional. (*)













