‎Pelayanan RSUD Adjidarmo Dikritik di DPRD Lebak, Ini Penyebabnya

Daerah143 Dilihat
banner 468x60

Caption : Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Fraksi PPP Regen Abdul Aris tengah (Foto : tangkapan layar di akun tiktok regen.abdul.aris).

‎INFORUHAY LEBAK – Pelayanan di RSUD Adjidarmo menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Lebak, Rabu (22/4/2026), saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

banner 336x280

‎Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PPP, Regen Abdul Aris, menyampaikan adanya kejadian yang dinilai memprihatinkan terkait pelayanan di rumah sakit tersebut.

‎“Pasien yang hendak melahirkan secara sesar sudah datang ke rumah sakit, namun benang jahit tidak tersedia,” ujar Regen dalam rapat paripurna yang dihadiri Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya dan anggota dewan.

‎Menurutnya, peristiwa itu terjadi di Kampung Pasirnalang, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Akibat keterbatasan fasilitas, pasien kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Serang.

‎Namun, lanjut Regen, bayi dari pasien tersebut meninggal dunia.

‎“Karena dirujuk ke Kota Serang, bayinya meninggal dunia. Ini menyangkut nyawa dan harus menjadi perhatian serius,” katanya.

‎Regen menilai kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Adjidarmo.

‎Ia mendorong agar ketersediaan alat dan bahan medis, serta kesiapan pelayanan darurat di rumah sakit daerah dapat diperbaiki.

‎“Untuk kepentingan masyarakat, pelayanan harus terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Adjidarmo terkait peristiwa yang disampaikan dalam forum tersebut. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *