PS 08 Jadi Harapan Baru Petani Lebak, Bupati : Produktivitas Padi Berpotensi Meningkat Signifikan

Blog15 Dilihat
banner 468x60

‎‎INFORUHAY LEBAK – Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya turun langsung ke sawah bersama petani dalam kegiatan penanaman padi varietas unggul PS 08 di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Selasa (2/6/2026).

‎Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program kedaulatan pangan nasional.

banner 336x280

‎Penanaman padi PS 08 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Lebak, Yayasan Bhakti Bela Negara, dan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak.

‎Program ini ditargetkan mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 8,7 ton per hektare, jauh di atas rata-rata hasil panen yang selama ini berkisar antara 6,3 hingga 7 ton per hektare.

‎Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Bidang Ketahanan Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara Mayjen TNI (Purn) Tri Martono, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian.

‎Bupati Hasbi menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan agenda strategis yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah hingga masyarakat.

‎“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mewujudkan cita-cita besar bangsa untuk ketahanan pangan nasional. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dukungan langsung dari Yayasan Bhakti Bela Negara menjadi kekuatan besar dalam membangun sektor pertanian,” ujar Hasbi.

‎Menurutnya, Kabupaten Lebak memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga kawasan aglomerasi Jakarta yang harus mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

‎Hasbi menambahkan, sektor pertanian menjadi salah satu fokus pembangunan daerah selain peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.

‎“Sebagai daerah yang dekat dengan DKI Jakarta, Lebak harus mampu berkontribusi besar terhadap cita-cita bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” katanya.

‎Selain itu, Hasbi juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi dan semangat gotong royong agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

‎Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Bidang Ketahanan Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara, Tri Martono, menyebut kegiatan penanaman padi tersebut bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan simbol dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

‎“Hari ini bukan sekadar menanam padi. Ini merupakan simbol dukungan terhadap program pemerintah yang sedang gencar meningkatkan produksi pangan nasional, menyejahterakan petani, menstabilkan harga pangan, dan pada akhirnya menciptakan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.

‎Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Lebak yang hadir langsung di tengah petani dan ikut turun ke sawah sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

‎Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar menjelaskan bahwa demplot padi PS 08 yang ditanam memiliki luas mencapai 10 hektare. Luasan tersebut menjadi salah satu demplot padi terbesar yang pernah dilaksanakan di Kabupaten Lebak.

‎“Biasanya demplot hanya satu hingga dua hektare, tetapi kali ini mencapai 10 hektare sesuai harapan bersama untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Lebak,” kata Rahmat.

‎Menurutnya, penggunaan varietas unggul PS 08 diyakini mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan. Jika target produktivitas 8,7 ton per hektare tercapai, maka pendapatan petani akan meningkat sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Lebak sebagai salah satu lumbung pangan utama di Provinsi Banten.

‎Saat ini, luas lahan sawah di Kecamatan Rangkasbitung mencapai sekitar 1.228 hektare, sementara di Desa Kolelet terdapat sekitar 108 hektare sawah. Kelompok tani yang terlibat dalam program tersebut mengelola sekitar 28 hektare lahan pertanian.

‎Melalui program penanaman padi unggul PS 08 ini, Pemerintah Kabupaten Lebak berharap produksi pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin membaik, serta ketahanan pangan daerah dan nasional dapat semakin kuat. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *