Hasbi Ajak Percepat Digitalisasi demi Kemandirian Fiskal Lebak

Berita86 Dilihat

INFORUHAY LEBAK – Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan, bahwa percepatan digitalisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan Kabupaten Lebak terhadap dana transfer pemerintah pusat yang saat ini masih mencapai sekitar 81,2 persen.

Pernyataan itu disampaikan Hasbi saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Hotel Grand Kesya, Rangkasbitung, beberapa hari lalu.

Menurut Hasbi, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar pemerintah daerah mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Era digital bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kewajiban. Cara berpikir kita juga harus berubah menjadi digital,” kata Hasbi.

Ia menilai digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi akan memperkuat transparansi karena seluruh transaksi tercatat secara elektronik dan langsung masuk ke kas daerah, sehingga dapat meminimalkan potensi penyimpangan.

Hasbi juga mengingatkan Pemkab Lebak harus terus berinovasi untuk menggali sumber pendapatan baru agar tidak terus bergantung pada dana transfer pusat.

Melalui forum TP2DD yang dihadiri unsur Forkopimda, Bank Indonesia, OJK, perbankan, dan perangkat daerah, Hasbi berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan mampu mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lebak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *